10 Tips Fotografi Menggunakan Kamera Hp Agar Foto Anda Lebih Menarik Lagi

Tips-menggunakan-kamera-hpFotografi adalah salah satu bidang seni yang sangat menarik. Banyak diantara kita dari kelompok umur yang berbeda-beda sangat menikmati kegiatan ini. Selain bisa menjadi sumber penghasilan, fotografi juga banyak diminati hingga menjadi hobi karena sangat menyenangkan untuk menjalaninya.

Jika anda memiliki cukup uang, kamera sejenis DSLR banyak menjadi target sebagai suatu hal yang mungkin bisa dikatakan wajib untuk dimiliki. Sayangnya, kamera tersebut terkadang menjadi sulit untuk dibawa kemana-mana karena memang bendanya yang cukup besar.

Akan sangat mengganggu jika dibawa ke acara pernikahan, misalnya.

Oleh karena itu, sebagai alternatif, kita banyak mengandalkan kamera Hp yang sudah dimiliki. Meskipun, sangat jauh untuk dibandingkan dengan kualitas kamera profesional, penggunaan kamera smartphone juga tetap bisa mengabadikan moment dengan cara yang menarik. Tentunya dengan berbagai keterbatasan yang dimilikinya.

Untuk bisa menghasilkan foto yang lebih berkualitas lagi menggunakan kamera Hp, ada baiknya anda mengikuti 10 tips yang akan dibagikan di bawah ini.

1. Bersihkan lensa kamera smartphone anda


Jangan mengira bahwa hanya kamera pro saja yang harus anda jaga kebersihan lensanya, karena lensa kamera hp anda pun harus terawat dengan baik agar foto yang akan anda bidik bersih dari berbagai debu yang mungkin menempel pada lensa.

Saat bepergian, kebanyakan diantara kita menyimpan telepon genggam di saku celana atau dalam tas. Disisi lain, debu-debu halus yang ada terkadang tidak begitu terlihat dan tempat penyimpanan tersebut bisa saja tidak sebersih kelihatannya.

Jadi, bersihkan sesekali lensa kamera tersebut. Anda bisa menggunakan kain yang halus dan mengelapnya secara perlahan agar tidak merusak permukaan lensa.

2. Gunakan resolusi kamera terbaik


Dalam dunia fotografi, terbaik bisa juga berarti tertinggi untuk kualitas sebuah resolusi.

Bawaan pabrik hp anda biasanya mengatur resolusi tersebut pada status normal/baik dan bukan yang tertinggi atau terbesar. Buka aplikasi kamera anda dan arahkan pilihan pada berbagai menu yang ada. Biasanya pada setingan kamera tersebut akan ada pilihan resolusi kamera atau terkadang tertera Quality. Pilih kualitas resolusi terbaik agar foto yang akan anda potret pun lebih baik (jelas).

Jika punya yang terbaik, kenapa harus menggunakan yang biasa saja?

3. Jangan terlalu terburu-buru, tentukan fokus utama pada gambar yang akan anda foto


Sepertinya akan sedikit menjengkelkan ketika foto yang ingin kita abadikan blur semua, atau malah objek utamanya tidak fokus. Oleh karena itu, tentukan dengan baik fokusnya. Ini juga bermanfaat agar pesan dari foto yang ingin anda sampaikan bisa "dibaca" dengan baik oleh orang yang melihat gambar tersebut. Apa juga yang mau dilihat kalau nge-blur, anda tidak sedang membuat foto abstrak kan?

4. Aktifkan Image Stabilizer jika memungkinkan


Banyak kamera smartphone saat ini sudah memiliki fitur ini. Pada dasarnya, fungsi image stabilizer adalah "menstabilkan" foto yang ingin anda ambil agar tidak terlalu nge-blur. Karena, banyak juga diantara kita yang tangannya itu tidak seimbang, bergerak-gerak saat mengambil gambar.

Meskipun gerakan tersebut terkadang tidak begitu terlihat, ada baiknya tetap menghidupkan fitur ini agar fokus foto anda bisa lebih jelas lagi.

5. Jangan menggunakan zoom pada kamera smartphone


Jika memungkinkan, untuk mendapatkan gambar yang lebih jelas pada objek yang terletak sedikit jauh dari anda, baiknya langsung saja mendekatinya. Zoom menggunakan kaki anda, bukan kamera.

Menggunakan zoom digital bukanlah pilihan bijak yang bisa anda lakukan karena hasil gambar yang akan anda dapatkan tidak akan begitu menarik. Terlebih, gambarnya hanya akan "pecah". Jika tidak bisa didekatkan, foto saja pada jarak tersebut, lalu lakukan crop pada gambar anda dengan mengeditnya menggunakan editor bawaan hp ataupun software seperti Adobe Photoshop.

Toh, pada dasarnya zoom-in kamera handphone juga bekerja dengan cara meng-crop bidang gambar yang tidak masuk pada lensa.

6. Gunakan kamera utama (belakang), bukan yang depan


Kalau cuma sekedar selfie, mungkin menggunakan kamera depan banyak menjadi pilihan banyak orang karena bisa melihat langsung wajah anda yang begitu membahana.

Tapi...

...jika anda ingin mengabdikan moment seperti bentang alam, sunset dan sebagainya, kamera utama haruslah menjadi prioritas pertama anda untuk digunakan. Hal ini disebabkan karena resolusinya yang lebih baik dan lebih besar dibanding kamera depan yang justru sebaliknya.

7. Jangan gunakan filter, edit saja nanti


Banyak aplikasi kamera saat ini yang menyediakan berbagai jenis filter yang bisa anda gunakan saat akan memotret. Lebih baik, foto saja moment tersebut sebagaimana adanya. Sesuai dengan realita yang ditangkap oleh lensa mata anda.

Jika ingin mengaplikasikan efek atau filter untuk membuat foto lebih menarik lagi, anda bisa melakukannya setelah pengambilan gambar selesai dilakukan. Manfaatnya, anda masih tetap memiliki file orisinal dari pemandangan tersebut, dan tentu saja bisa mengeditnya kapan saja, dengan efek apapun yang anda butuhkan.

8. Coba memotret menggunakan angle (sudut) pemotretan yang berbeda


Memotret dengan memposisikan diri berada di depan atau sejajar dengan objek tampaknya sudah berlangsung sejak zaman dinosaurus hingga sekarang. Sebenarnya, tidak mengapa. Namun, cobalah bereksperimen menggunakan perspektif lainnya dan lihat hasil yang bisa anda dapatkan pada objek yang sama. Bisa saja anda akan menemukan view yang lebih menarik disana.

Sebagai contoh, jika anda ingin menampilkan objek supaya terlihat lebih tinggi, maka cobalah sedikit menurunkan posisi badan anda. Entah anda nantinya akan bertekuk lutut atau pun berbaring, sah-saja kok. Coba juga memotret dari samping atau atas, berkreasilah.

9. Memotretlah sebanyak mungkin


Jika mata anda melihat sesuatu yang menarik, jangan hanya mengambil satu, dua foto saja. Potret sebanyak yang anda butuhkan, lalu seleksi mana yang menurut anda lebih baik dari yang lainnya.

Bayangkan jika moment tersebut sangat jarang anda temui. Semakin banyak anda membidik moment tersebut, semakin besar pula peluang anda mendapatkan foto yang lebih baik. Ini juga bisa menjadi salah satu latihan untuk meningkatkan skill fotografi anda.

Ini juga bahkan menjadi trik dan rutinitas para fotografer profesional dalam mengerjakan berbagai project dari kliennya. Untuk satu cover seperti yang akan digunakan pada majalah misalnya. Dari 1 gambar cover tersebut, pengambilan gambar bisa dilakukan seharian penuh. Bahkan lebih. Kualitas memang butuh waktu.

10. Gunakan pengetahuan dasar anda tentang fotografi


Jika benar-benar menyukai fotografi, setidaknya anda pasti pernah mendengar istilah Rule of Thirds. Aturan ini membagi bidang foto menjadi sembilan bagian yaitu 3 pada bagian atas, tengah dan bawah atau kiri, tengah dan kanan.

Masing-masing bagian tersebut dibatasi oleh garis imajiner yang saling bersinggungan hingga membentuk kotak.

Aturan ini berfungsi untuk mendapatkan komposisi foto yang lebih menarik. Kebanyakan, kita akan memposisikan objek utama pada bagian tengah bidang foto. Dengan rule of thirds, justru tidak demikian. Objek utama malah kebanyakan ditempatkan pada bagian samping, bawah dan atas yang merupakan titik tengah dari kotak-kotak yang terbentuk oleh garis imagi tersebut.

Ini baru satu aturan saja, manfaatkan juga pengetahuan dasar fotografi lainnya yang pernah anda pelajari.

Hanya karena menggunakan hp, tidak menjadi alasan bagi siapapun untuk tidak memiliki karya dalam bentuk foto yang lebih baik dan menarik. Pada akhirnya, secanggih apapun alat yang anda miliki, jika tidak begitu tahu menggunakannya, maka akan menjadi percuma juga.

10 tips fotografi menggunakan kamera hp diatas hanyalah awal bagi perjalanan skill dan hobi anda. Jika memiliki tips lain yang bisa lebih berguna dan aplikatif sesuai pengalaman dan pengetahuan anda, silahkan berbagi dengan pembaca lainnya lewat komentar di bawah ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »