Mempertajam Foto Di Photoshop Dengan Filter High Pass

Cara-mempertajam-foto-di-Photoshop

Untuk mempertajam foto di Photoshop, tentu saja ada beberapa cara yang bisa digunakan. Namun, dari berbagai teknik yang bisa dengan mudah diterapkan dan mendapatkan hasil yang maksimal, salah satunya adalah dengan penggunaan Filter.

Biasanya, mungkin teman-teman akan langsung berpikir untuk menggunakan filter sharpen dengan berbagai pilihan yang telah disediakan, bukan? Entah itu Unsharp Mask, Smart Filter dan seterusnya.

Sayangnya, tidak untuk kali ini!

Karena pada tutorial yang akan anda baca ini justru akan memakai filter yang mungkin jarang orang lain gunakan (terutama pemula) yaitu High Pass. Salah satu alasan jarangnya memanfaatkan filter ini mungkin karena namanya yang tidak identik atau tidak merepresentasikan sesuatu yang berhubungan dengan detail suatu foto/gambar. Bisa juga karena menjadi rancuh ketika kita menerjemahkannya ke Bahasa Indonesia. Entahlah. Yang pasti, sejak beberapa tahun yang lalu, fitur ini sudah ada. Memang sudah lama juga, sih.

Meningkatkan detail suatu foto juga bermakna meningkatkan (mempertajam) edges (tepi) yang ada disekeliling objek tersebut.

Sederhananya begini kalau berbicara mengenai edges ini. Saat mimik wajah anda dalam keadaan diam (datar) maka detailnya menjadi berkurang atau sebut saja dalam kondisi normal. Sedangkan saat anda tersenyum, maka detail yang ada menjadi lebih banyak seperti garis senyum yang ada di bagian pipi, keriput/garis halus pada kening dan bagian bawah mata, dan sebagainya.

Garis-garis tersebutlah yang kita sebut sebagai edges dan juga yang akan dipertajam melalui media gambar hasil fotografi. Karena secara keseluruhan, sedikit kemungkinan kan kalau anda hanya ingin mempertajam bagian pori-pori kulit saja?

Nah, penggunaan filter High Pass ini sangat memungkinkan dan memang peruntukkannya adalah untuk mendeteksi secara otomatis edges yang ada pada suatu objek. Plus, juga mengabaikan/tidak mempengaruhi objek lainnya yang bukan garis tepi yang ingin kita tingkatkan detail gambarnya.

Penggunaan filter ini juga akan dikombinasikan dengan blend mode filter (bukan blend mode layer, ya) untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Caranya sangat singkat kok. Tenang saja.

Untuk panduan ini, saya menggunakan foto burung hantu dari mas Mikhail Vasilyev. Terima kasih ya mas, mudah-mudahan njenengan sehat selalu 😃. Silahkan dapatkan foto ini di sawah dan kebun-kebun terdekat.

Yuk, kita mulai Bro dan Sista!

Saat anda sudah membuka gambarnya di Photoshop, silahkan langsung duplikat/gandakan layer background-nya dan klik kanan, kemudian pilih Convert to Smart Object. Langkah ini untuk antisipasi saja jika nanti ada yang ingin anda ubah pengaturannya jika menginginkan hasil yang sedikit berbeda. Juga, agar gambar aslinya tidak keganggu (layer background).

Silahkan ubah nama layer tersebut jika dibutuhkan. Setelah itu, pilih menu Filter - Other - High Pass. Yupp. Kita akan langsung menerapkan filternya pada layer duplikat ini. Jika kotak dialog (pengaturannya) sudah terbuka, isi nilai radiusnya sambil memperhatikan gambar yang anda edit. Pada contoh ini, saya menggunakan radius sebesar 8 pixels.

Pengaturan-high-pass-untuk mempertajam-foto-di-Photoshop

Terlihat tampilan fotonya berubah menjadi abu-abu beserta detail gambar hasil perubahan yang anda lakukan pada opsi Radius sebelumnya. Untuk memudahkan anda, radius ini adalah seberapa besar atau kecilnya jangkauan (detail) yang akan anda berikan pada edges objek dalam satuan pixel. Semakin besar nilai pixelnya, semakin besar pula detail yang akan ditampilkan.

Namun, karena untuk mempertajam foto kita hanya perlu untuk mempertegas garis tepian yang ada pada objek, saya sarankan untuk tidak terlalu berlebihan dalam menerapkan nilai radiusnya.

Salah satu keuntungan yang bisa anda peroleh juga dengan menggunakan filter ini adalah gambar bagian latar (background) foto  burung hantu ini tidak tersentuh sedikitpun. Kalaupun ada, intensitasnya sangat sedikit bahkan bisa kita abaikan. Lihat kembali foto diatas, latar belakangnya tidak tersentuh, kan? Melainkan hanya objek utama saja.

Setelah menerapkan setingan diatas, langkah selanjutnya adalah dengan mengubah blend mode filternya yang dalam hal ini disebut sebagai Filter Blending Options. Caranya adalah dengan meng-klik pada ikon 2 garis horisontal dan 2 segitiga yang terletak disebelah kanan nama filter. Jika sudah terbuka pengaturannya, ganti Mode-nya menjadi Overlay seperti gambar di bawah ini.

Filter-blending-options-di-photoshop

Setelah anda klik Ok, maka itu juga merupakan tahap akhir penggunaan filter High Pass untuk mempertajam foto. Karena dengan menerapkan mode overlay diatas, maka area abu-abu yang tadinya ada saat menggunakan filter secara otomatis akan hilang dan hanya akan menampilkan radius (detail) dari setingan sebelumnya.

Oh ya, supaya fotonya lebih menarik lagi, saya juga menggunakan Vibrance Adjustment Layer untuk memunculkan warnanya agar lebih jelas. Ini juga salah satu teknik yang bisa dikombinasikan agar foto lebih detail dengan meningkatkan warna. Karena, pada dasarnya fotografi adalah melukis dengan cahaya, kan? Dan, warna merupakan salah satu elemen utama pembentuknya.

Silahkan baca: Trik termudah dan tersingkat meningkatkan warna foto di Photoshop.

Jika ingin melihat perbandingannya, silahkan simak gambar di bawah mengenai kondisi gambar sebelum dan sesudah menggunakan teknik ini plus vibrance.

Sebelum-dan-sesudah-gambar-dipertajam-menggunakan-filter-high-pass-di-photoshop

Selain lebih detail/tajam foto burung hantunya, juga menjadi lebih fresh bagi saya untuk melihatnya dengan paduan warna baru tanpa melebih-lebihkan warna aslinya (tetap natural). Jika tertarik menggunakan cara ini, silahkan coba anda gunakan pada media gambar lainnya yang pernah anda potret. Mungkin foto wajah (manusia), landscape, dan lain-lain.

Sejauh ini, itu saja dulu pengantar penggunaan filter High Pass ini. Dan, semoga bisa memberikan manfaat baru bagi anda yang belum pernah memakainya. Silahkan berkeliling juga di blog ini untuk mengetahui tutorial lainnya yang sudah saya bagikan dan mudah-mudahan aplikatif, seperti:

Sekian dan terma kasih ya guys sudah mampir. Dan jangan lupa bagikan tutorial ini dengan teman-teman anda menggunakan tombol sosial media di bawah. Kalau ada pertanyaan, bisa langsung disampaikan lewat surat, eh, komentar.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »